Langsung ke konten utama

IT Paradox


IT Paradoks
Manfaat yang diperoleh oleh teknologi informasi tidak terlihat karena adanya kerugian di area lain seperti halnya dilanggarnya privasi.

Perubahan cara hidup terhadap dunia digital ini telah mengubah cara pandang seseorang dalam menjalani kehidupan yang sangat canggih saat ini. Sebuah teknologi yang membuat perubahan besar kepada seluruh dunia, dari mulai membantu mempermudah segala urusan sampai membuat masalah karena kurangnya mengerti tata cara dan aturan untuk  penggunaan fasilitas teknologi yang semakin canggih ini, ataupun yang sudah mengerti tata cara dan aturan penggunaan teknologi tersebut namun melanggarnya

Canggihnya teknologi yang selalu berubah setiap saat membuat perubahan besar terhadap dunia, lahirnya berbagai macam teknologi yang semakin maju telah banyak bermunculan. Berbagai kalangan telah dimudahkan dalam mengakses suatu informasi melalui banyak cara, serta dapat menikmati fasilitas dari teknologi dengan bebas dan terkendali. Tetapi tidak dapat dipungkiri juga bahwa semakin berkembangnya teknologi juga membuat semakin banyaknya kejahatan salah satunya dengan pengambilan data pribadi tanpa izin pemilik data yang dapat dilakukan dengan leluasa dan untuk kepentingan tertentu. Ketersediaan sistem pengambilan data yang sangat canggih memang dapat mengakibatkan kejahatan di dunia maya dan bisa mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit.

Sebagai salah satu orang IT, ada klarifikasi yang ingin saya utarakan yaitu kembali tentang penggunaan teknologi untuk kepentingan apapun, apakah lebih banyak manfaat atau justru menjadi boomerang karena banyaknya kejahatan yang didapat dari perkembangan ternologi yang sangat pesat semakin canggih ? Tentu saja hal ini tergantung dari sudut pandang yang diambil dan kembali lagi kepada kesadaran tiap orang sebagai subjek yang memanfaatkan teknologi tersebut.

Teknologi informasi menyatukan kemampuan komputer satu dengan komputer lainnya, juga menghubungkan manusia dengan manusia lainnya dengan kegiatan mereka yang berbeda-beda. Dilihat dari segi ekonomi, perkembangan teknologi memudahkan kita untuk mengakses apapun yang kita butuhkan, dan teknologi juga dimanfaatkan sebagian orang sebagai peluang bisnis, dalam berbisnis kecepatan informasi, keluasan jangkauan geografi untuk promosi sangat dibutuhkan sekali untuk kemajuan bisnis yang tidak memandang letak geografis, waktu, ras, budaya, dan agama. Untuk kasus pelanggaran privasi dapat diantisipasi dengan adanya perlindungan hak cipta dan jaringan keamanan dalam segala hal yang tersimpan dalam fasilitas digital dalam terknologi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BELANDA dan AIR

BELANDA dan AIR Tema : Air Sesuatu yang dirasa tidak mungkin, ternyata dapat dilakukan dan benar-benar dibuktikan oleh Belanda. Bagaimana tidak? Pada tanggal 1 Januari 1986 Belanda memproklamirkan provinsi baru, yaitu Flevoland sebagai provinsi ke-12, dengan luas area 2.412,30 km 2 (5,8% dari total luas wilayah Belanda) yang terdiri dari 1,419 km 2 daratan dan 993 km 2 perairan. Provinsi tersebut tidak hadir serta merta dari wilayah yang sudah terbentang atau mengambil wilayah negara tetangga, yaitu Germany and Belgium, melainkan lahir dari proses reklamasi tanah di Zuiderzee. S atu abad lalu, Flevoland hanyalah sepetak air di Zuiderzee . Belanda dikenal sebagai negara yang memiliki topografi dataran rendah dan negara yang melakukan reklamasi tanah yang disebut polder. Sebagian wilayah Belanda merupakan hasil polder di bawah permukaan air laut, hal ini dimaksudkan untuk memperluas wilayah daratan. Selain itu, terdapat tanggul yang dibangun guna mengantisipasi b...

Farida.. Renungkan!

Hari ini Jumat 21 Juni 2024, aku berangkat ke kampus dari rumah jam 08.30 naik motor terburu-buru. Sampai kampus, di gedung dosen lantai 3, begitu menginjak tangga terakhir, terlihat ada dua mahasiswa yang sudah menungguku untuk meminta TTD lembar pengesahan sidang skripsi, Mas Rifa'i dan Mas Dedi. Kasihan melihat mereka sudah menunggu, maka aku sempatkan untuk TTD sebentar. Jam sudah menunjukkan pukul 08.50, aku berjalan di koridor gedung utara menuju ke ruang rapat lantai 3 dengan langkah yang sangat cepat, karena ada undangan rapat jam 09.00. Jangan sampai terlambat pikirku. Kini aku merenung.. Sebegitu takutnya kah aku terlambat menghadiri rapat..?? rapat atas undangan manusia, kutekankan sekali lagi, atas undangan manusia . Sedangkan sholatku..?? Kenapa aku tidak tergesa-gesa untuk wudhu sebelum adzan berkumandang. Jelas undangan sholat sudah ada di HP, aplikasi jadwal sholat sudah terinstal, bisa menampilkan detail jam sampai menitnya juga, terpampang jelas, kapan masuk waktu...