Langsung ke konten utama

Strategi Outsourcing Pada Organisasi TI

Strategi Outsourcing Pada Organisasi TI


     Semakin berkembangnya kemajuan zaman, maka berkembang pula penggunaan teknologi informasi oleh suatu perusahaan atau organisasi. Hal tersebut disebabkan karena teknologi informasi digunakan sebagai pendukung dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk memperlancar kegiatan perusahaan. Teknologi informasi sangat mempengaruhi kegiatan organisasi dalam menyediakan informasi yang berbasis komputer sehingga perolehan informasi menjadi lebih cepat dan mudah.

     Manfaat dari penerapan teknologi informasi bukan hanya dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga dirasakan oleh para user dari teknologi informasi tersebut di luar perusahaan. Untuk keberhasilan penerapan suatu teknologi informasi membutuhkan suatu sistem informasi dengan perencanaan yang baik dan melibatkan aspek-aspek yang dianggap dapat mendukung keberhasilan tersebut. Salah satunya yang saat ini sedang berkembang yaitu outsourcing.

     Outsourcing dapat didefinisikan sebagai pengalihan atau transfer manajemen pelaksanaan sebagian aktivitas bisnis dalam perusahaan dengan melakukan kontrak dengan perusahaan lain yang dapat berupa barang dan jasa dengan jangka waktu tertentu, biaya tertentu, dan layanan tertentu . Sedangkan IT outsourcing adalah layanan yang ditujukan bagi suatu perusahaan atau organisasi dalam memenuhi kebutuhan dan pengelolaan sistem informasinya. IT Outsourcing ditujukan sebagai sarana untuk mengurangi biaya pengeluaran perusahaan dan meringankan kinerja perusahaan agar memungkinkan suatu perusahaan berkonsentrasi pada sejumlah aspek penting dalam pengembangan dan penggunaan teknologi informasi. Perusahaan luar yang telah memiliki kontrak outsourcing dengan suatu perusahaan dapat menjalankan sebagian atau seluruh operasi TI perusahaan tersebut dengan cakupan jaringan, pusat data, pemeliharaan, dan pengembangan software tergantung pada kebijakan strategis perusahaan.

     Dalam IT Outsourcing, partner perusahaan mendapatkan support penuh dari perusahaan yang menerapkan IT Outsourcing terhadap seluruh kebutuhan pendayagunaan teknologi informasi mulai dari perencanaan dan perancangan sampai dengan implementasi sistem informasi. Cakupan dukungan meliputi hardware, software/aplikasi, jaringan internet, jaringan wireless, jaringan local, web design, webbase programming dan web hosting.

     Beberapa alasan sebuah perusahaan menggunakan outsourcing yaitu untuk mencari keuntungan, penghematan biaya atau menangani masalah yang akan lebih baik bila melibatkan pihak luar untuk penyelesaiannya. Selain itu outsourcing dapat meningkatkan kapasitas untuk inovasi produk karena perusahaan semakin mengetahui informasi eksternal untuk melengkapi layanan yang kapasitasnya tak terbatas. Untuk perusahaan yang ingin memperamping biaya pajak juga menjadi salah satu sasaran terbaik dengan penggunaan outsourcing karena negara memberikan insentif pajak untuk memindahkan operasi manufaktur ke counter tinggi pajak perusahaan di negara lain.

     Pada prakteknya, IT outsourcing sistem informasi terkadang tidak hanya dalam hal pengembangan sistem, melainkan juga pada pengoperasiannya. Outsourcing menekankan pada peningkatan efisiensi dan efektifitas kerja. Outsourcing dapat juga membantu menghindarkan konflik ketenaga-kerjaan yang rumit dan kompleks.

     Outsourcing telah menjadi salah satu pilihan atau keputusan yang tetap eksis dalam manajemen SI dengan beberapa alasan yang telah dikemukakan diatas. Perusahaan yang seringkali menghadapi tantangan perubahan harus mengetahui bagaimana cara mengatur strategi outsourcing yang cocok dengan strategi bisnis.

1. Pertama, manajemen harus mengetahui dan menyetujui dahulu, bahwa pekerjaan yang akan di outsource bukanlah pekerjaan inti dari perusahaan itu.
2. Kedua pertimbangkan model outsource, hal apa yang harus ditangani melalui outsource. Jika ini merupakan hal baru, sebaiknya dimulai dengan mengalihkan proses bisnis kepada perusahaan outsource, secara bertahap.
3. Ketiga memperhitungkan dengan cermat budget yang akan dipergunakan sesuai dengan prinsip outsourcing adalah “berbagi resiko” (sharing risk).
4. Terakhir lakukan komunikasi yang intensif dan terarah mengenai implementasi outsourcing pada karyawan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada hati yang harus aku jaga..

  Ada yang bertanya padaku, kenapa kok aku ndak pernah pasang status yang jelas, misal tentang kehidupan sehari-hari, mesti video konyol atau kucing. Cukup simpel jawabku; aku sangat takut jika aku pasang foto makanan, ternyata orang yang melihat sedang kesusahan perekonomiannya bahkan untuk makan sehari-hari, jika aku pasang foto jalan-jalan, ternyata orang yang melihat sedang berjuang bahkan hanya untuk melanjutkan hidup, boro-boro seneng-seneng jalan-jalan. Atau foto-foto yang menurut orang itu foto sederhana saja, tapi mungkin tidak sesederhana itu bagi orang lain yang kita tidak tau, apa yang sedang dialami orang-orang di dalam kontak HP kita. Mungkin juga.. ada orang yang bahkan berjuang untuk tetap hidup.  Ada hati yang harus aku jaga, ada jiwa yang harus aku support untuk tetap stabil. Itulah orang-orang yang ada di kontak HP ku khususnya, dan orang yang tidak aku kenal pada umumnya. Awalnya seseorang akan merasa hidupnya baik-baik saja, sampai dia melihat status orang...

IT Paradox

IT Paradoks Manfaat yang diperoleh oleh teknologi informasi tidak terlihat karena adanya kerugian di area lain seperti halnya dilanggarnya privasi. Perubahan cara hidup terhadap dunia digital ini telah mengubah cara pandang seseorang dalam menjalani kehidupan yang sangat canggih saat ini. Sebuah teknologi yang membuat perubahan besar kepada seluruh dunia, dari mulai membantu mempermudah segala urusan sampai membuat masalah karena kurangnya mengerti tata cara dan aturan untuk   penggunaan fasilitas teknologi yang semakin canggih ini , ataupun yang sudah mengerti tata cara dan aturan penggunaan teknologi tersebut namun melanggarnya .  Canggihnya teknologi yang selalu berubah setiap saat membuat perubahan besar terhadap dunia, lahirnya berbagai macam teknologi yang semakin maju telah banyak bermunculan. Berbagai kalangan telah dimudahkan dalam mengakses suatu informasi melalui banyak cara, serta dapat menikmati fasilitas dari teknologi dengan bebas dan terkendali. ...

BELANDA dan AIR

BELANDA dan AIR Tema : Air Sesuatu yang dirasa tidak mungkin, ternyata dapat dilakukan dan benar-benar dibuktikan oleh Belanda. Bagaimana tidak? Pada tanggal 1 Januari 1986 Belanda memproklamirkan provinsi baru, yaitu Flevoland sebagai provinsi ke-12, dengan luas area 2.412,30 km 2 (5,8% dari total luas wilayah Belanda) yang terdiri dari 1,419 km 2 daratan dan 993 km 2 perairan. Provinsi tersebut tidak hadir serta merta dari wilayah yang sudah terbentang atau mengambil wilayah negara tetangga, yaitu Germany and Belgium, melainkan lahir dari proses reklamasi tanah di Zuiderzee. S atu abad lalu, Flevoland hanyalah sepetak air di Zuiderzee . Belanda dikenal sebagai negara yang memiliki topografi dataran rendah dan negara yang melakukan reklamasi tanah yang disebut polder. Sebagian wilayah Belanda merupakan hasil polder di bawah permukaan air laut, hal ini dimaksudkan untuk memperluas wilayah daratan. Selain itu, terdapat tanggul yang dibangun guna mengantisipasi b...