Ibuku memberikan sesuatu padaku kemaren, sebuah nasihat..
Saya tau, beliau tidak secara langsung mengatakannya dihadapan saya, karena jauhnya jarak kita - Surabaya dan Yogyakarta. Percakapan tersebut terjadi hanya sebatas percakapan dalam sebuah aplikasi chatting online. Tetap saja itu sangat berarti untuk saya..
Mungkin itulah yang disebut dengan ikatan batin antara ibuk dan anak. Saya tidak pernah memahami, bagaimana ibuk bisa tau saya sedang dalam kondisi "ada sesuatu yang sedang terjadi" saat ini. Sesuatu yang saya pikirkan berulang kali, merasa ingin memutar waktu, ingin kembali ke masa itu, ingin merubah apa yang telah terjadi, but that's impossible..
Sejauh apapun saya berusaha menjauhi dan melupakan hal tersebut, namun..
waktu, tempat, suasana bahkan kata-kata mengiang selalu di telinga, dipikiran, dipengelihatan.
Ini sungguh rumit, sungguh melelahkan..
Saya ingin keluar dari hal ini segera. Itulah yang saya rasakan sekarang. Itulah selalu yang dikatakan hati dan pikiran saya. What should i do to fix it..?? or Forget it..??
Tetiba ibuk share saya tulisan tersebut, "this too, shall pass".
What a beautiful advice..
Terdiam sejenak setelah membacanya..
Otakku bekerja memutar waktu, kembali ke masa itu, masa disuasana saya pernah berada di posisi sekarang ini. Ini sungguh mengagumkan. Benar sekali adanya.
Saya pernah berada disuasana seperti ini sebelumnya, dan saya telah mampu melalui masa itu, saya telah melupakan rasa sakitnya. Kini saya mengingatnya sebagai kenangan saja, bahkan kadang tersenyum saat mengingatnya kembali - saat saya berada di tempat yang sama pada saat saya mengalami perihnya rasa itu. Saat air mata saya pernah menetes di tempat itu. Kini saat saya kembali mengunjungi tempat itu, saya duduk terdiam, tersenyum kecil, bergumam.."i'm done".
Mengapa saya tidak pernah berpikir, suatu saat nanti - hal yang sekarang saya alami pun, akan berakhir sama. Saya akan tersenyum di masa depan saat mengingatnya..
Komentar
Posting Komentar